chit chat
15 November 2008
"paling cuma gopek"
Sejak turun terusnya harga minyak dunia, banyak kalangan mendesak pemerintah untuk ikut menurunkan harga BBM bersubsidi di Indonesia.
Awal-awalnya baca berita tentang ini, seorang pengamat melakukan hitung-hitungan yang memperkirakan angka yang aman untuk premium saat ini
paling tidak 4300 rupiah.
Beberapa waktu kemudian, ada pihak lain (lupa siapa, orangnya nggak penting, yang penting harga BBM yang diusulkan :p) yang melakukan perhitungan
bahwa dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, harga premium yang cukup aman adalah 5000 rupiah. Yah, lumayanlah, kalau turun segitu.
Pada saat yang berdekatan, sewaktu naik angkot menuju kantor, si sopir angkot menceritakan "diskusi yang sedang hangat" di antara para sopir mengenai apakah
ada perubahan jumlah setoran kalau harga BBM nanti diturunkan. Kesimpulan si sopir angkot adalah: "padahal, paling juga turunnya cuma gopek!".
Dan ternyata yang "ramalan"-nya paling tepat adalah ramalan si sopir angkot. Hehehehe....
Awal-awalnya baca berita tentang ini, seorang pengamat melakukan hitung-hitungan yang memperkirakan angka yang aman untuk premium saat ini
paling tidak 4300 rupiah.
Beberapa waktu kemudian, ada pihak lain (lupa siapa, orangnya nggak penting, yang penting harga BBM yang diusulkan :p) yang melakukan perhitungan
bahwa dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, harga premium yang cukup aman adalah 5000 rupiah. Yah, lumayanlah, kalau turun segitu.
Pada saat yang berdekatan, sewaktu naik angkot menuju kantor, si sopir angkot menceritakan "diskusi yang sedang hangat" di antara para sopir mengenai apakah
ada perubahan jumlah setoran kalau harga BBM nanti diturunkan. Kesimpulan si sopir angkot adalah: "padahal, paling juga turunnya cuma gopek!".
Dan ternyata yang "ramalan"-nya paling tepat adalah ramalan si sopir angkot. Hehehehe....
